Soeharto Presiden ke-2 Republik Indonesia yang mempunyai julukan "The Smiling General". (Foto: Istimewa)
Soeharto Presiden ke-2 Republik Indonesia yang mempunyai julukan "The Smiling General". (Foto: Istimewa)

Sebuah slogan beberapa tahun lalu menghebohkan masyarakat dan kalangan perpolitikan. Yakni tulisan 'Penak Jamanku Tho? yang dijajarkan dengan foto Presiden RI kedua, HM Soeharto.

Survei Indo Barometer baru-baru ini menghebohkan publik. Indo Barometer melakukan survei mengenai kepuasan masyarakat terhadap Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa. 

Hasilnya cukup mengejutkan karena Soeharto menempati urutan pertama. Posisi itu disusul Joko Widodo di urutan kedua dan Soekarno di urutan ke tiga.

Lalu ada Susilo Bambang Yudhoyono di urutan ke empat, lanjut lagi di urutan ke lima ada BJ. Habibie, dan Abdurrahman Wahid di urutan ke enam, serta Megawati Soekarnoputri di urutan ke tujuh.

Dikutip dari detikcom, Soeharto menjadi Presiden yang paling disukai oleh masyarakat. "Presiden paling banyak disukai adalah Soeharto 23,8 persen, disusul Joko Widodo 23,4 persen, Soekarno 23,3 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 14,4 persen, BJ Habibie 8,3 persen, Abdurrahman Wahid 5,5 persen dan Megawati Soekarnoputri 1,2 persen," ujar Muhammad Qodari selaku Direktur Eksekutif Indo Barometer di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/02/2020).

Survei ini dilakukan mulai tanggal 9 sampai 15 Januari 2020. Jumlah dari sampel yang digunakan untuk survei ini menggunakan 1.200 responden dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data wawancara dan tatap muka responden menggunakan kuisioner.

Hasil survei yang telah dikeluarkan oleh Indo Barometer bukan kali pertama Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia yang paling disukai oleh masyarakat. Hal serupa juga terjadi saat Indo Barometer melakukan survei di tahun 2011 dan merilis hasilnya, Soeharto memimpin di urutan pertama.

"Pada 2011 Soeharto 36,5 persen, kemudian Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 20,9 persen, Soekarno 19,8 persen, Megawati Soekarnoputri 9,2 persen, BJ Habibie 4,4 persen, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 4,3 persen," tambahnya.

Menurut penuturan Qodari sapaan akrabnya, Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia yang paling disukai oleh masyarakat karena pada saat kepemimpinan Soeharto, fasilitasi mengenai kebutuhan sehari-hari mayoritas tercukupi. 

Dari segi pendidikan pun, Soeharto mempunyai peran dengan adanya SD Inpres di seluruh wilayah Indonesia. 

"Beliau presiden nomor lengkap. Beliau bangun pendidikan SD inpres, buku gratis 'Ini Budi, ini ibu Budi'. Siapa yang kasih itu, beli nggak? Gratis," tuturnya.