Suasan ruang paripurna DPRD Jombang saat rapat penetapan pimpinan dewan. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Suasan ruang paripurna DPRD Jombang saat rapat penetapan pimpinan dewan. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)



Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang telah ditetapkan. Sejumlah rencana kerja anggota legislatif pun segara digarap secara maraton.

Penetapan pimpinan DPRD Kabupaten Jombang ini dilaksanakan di ruang rapat paripurna pada Selasa (17/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Agenda rapat penetapan pimpinan definitif DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua Sementara DPRD Jombang Miftakhul Huda.

Dalam kesempatan itu, ada wakil empat fraksi yang ditetapkan sebagai pimpinan dewan. Yakni Mas'ud Zuremi dari Fraksi PKB yang ditetapkan sebagai ketua DPRD Jombang, Donny Anggun dari Fraksi PDI-P sebagai wakil ketua, Farid Al Farisi dari Fraksi PPP sebagai wakil ketua, dan Arif Sutikno dari Fraksi Golkar sebagai wakil ketua.

Penetapan pimpinan DPRD Jombang ini dituangkan dalam Surat Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jombang Nomor: 188/21/DPRD/415.14/2019 tentang Pimpinan DPRD Jombang Masa Jabatan 2019-2024.

Ketua Sementara DPRD Jombang Miftakhul Huda menuturkan, hasil penetapan itu akan ditindaklanjuti dengan mengajukan nama pimpinan DPRD Jombang kepada gubernur Jatim melalui bupati Jombang untuk disahkan. "Ini segera diusulkan ke gubernur supaya segera mendapatkan SK," ujar Huda saat diwawancarai seusai rapat paripurna, Selasa (17/9).

Dikatakan Huda, sembari menunggu surat keputusan gubernur terkait persetujuan pimpinan DPRD definitif, ketua sementara bersama pimpinan fraksi akan membahas formasi alat kelengkapan dewan. Yakni badan musyawarah (banmus), komisi, badan legislasi daerah, badan anggaran (banggar), serta badan kehormatan.

"Ketika nanti sudah dilantik definitif pimpinan DPRD, maka ada rapat internal untuk mengumumkan alat kelengkapan dewan. Sehingga, kita bisa langsung membahas rencana kerja," terangnya.

Huda memastikan bahwa alat kelengkapan dewan akan terbentuk dalam waktu dekat. Saat ini, ia akan mengumpulkan seluruh pimpinan fraksi untuk merapatkan rencana pembentukan alat kelengkapan dewan.

"Sambil menunggu SK gubernur, kami lakukan itu. Insya Allah awal Oktober kami sudah bisa membahas rencana kerja," pungkasnya.

 


End of content

No more pages to load