Mengenakan kemeja Putih, Kasat Reskoba Polres Jombang melihat proses tes urine dari personel baru Polres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Mengenakan kemeja Putih, Kasat Reskoba Polres Jombang melihat proses tes urine dari personel baru Polres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


Belasan personel baru di jajaran Polres Jombang dilakukan tes urine. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya kepolisian untuk memastikan anggotanya terbebas dari pengaruh narkoba.

Sedikitnya ada 13 personel baru yang terdiri dari anggota polisi dan kalangan PNS, yang dimintai untuk tes urine di hari pertama menjalankan tugas di Polres Jombang.

Tes urine dilakukan di ruang Propam Polres Jombang oleh tim Dokpol, dan disaksikan langsung oleh Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid. Tes tersebut atas inisiatif Wakapolres Jombang, Kompol Budi S pada saat apel, Rabu (10/7) pagi.

"Jadi pada waktu apel tadi, langsung saya arahkan, saya panggil Kasi Propam untuk melaksanakan tes urine," ujar Kompol Budi saat diwawancarai di Mapolres Jombang.

Tes urine ini dilakukan secara mendadak setelah apel pagi. Setelah giat apel, 13 personel baru diintruksikan untuk mengambil urine masing-masing personel dan ditaruh ke wadah gelas plastik untuk dicek kandungan urinenya.

Dari 13 urine yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan hasil negatif dari pengaruh narkoba. "Tes urine yang dilakukan bertujuan untuk memastikan anggota baru Polres Jombang terbebas dari narkoba. Semuanya hasilnya negatif," ungkap Kompol Budi.

Dijelaskan Kompol Budi, Tes urine ini akan selalu diterapkan ketika Polres Jombang menerima personel baru. Dari 13 porsenel yang dilakukan tes urine itu, seluruhnya dari mutasi Polda Jatim.

"Jadi setiap anggota baru baik dari Polda (Jatim) maupun luar Polda yang masuk ke Jombang, akan kita tes urinennya," tandasnya.

Sementara, meski dari 13 personel ini dinyatakn negatif pengaruh narkoba, namun Wakapolres menegaskan akan menindak tegas anggota ketika dikemudian hari ditemukan terpengaruh narkoba.

"Jika ditemukan anggota baru yang positif memakai narkoba, maka akan langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan oleh Propam kemudian dilanjutkan dengan sidang disiplin," pungkasnya.(*)

 


End of content

No more pages to load