Samsuri saat membersihkan gerobak yang sehari-hari digunakan berjualan bubur. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Samsuri saat membersihkan gerobak yang sehari-hari digunakan berjualan bubur. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


 Berangkat beribadah haji ke tanah suci Mekkah menjadi impian semua umat muslim, tak terkecuali pasutri penjual bubur asal Jombang. Penjual bubur sumsum ini, rela menabung selama 12 tahun untuk berangkat haji.

Pasutri penjual bubur ini, yakni Samsuri (71) dan istrinya Siti Mukiyani (66), warga Desa/Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Pasangan jemaah haji yang akan berangkat ke Baitullah pada (27/7) mendatang ini, mengaku memiliki niat berangkat haji sejak awal memulai berdagang bubur sumsum pada 2007 silam.

Sejak saat itu, Samsuri dan istrinya mengaku mulai tekun menyisihkan hasil jualan bubur untuk ditabung buat berangkat haji.

"Awalnya ingin pergi haji dengan istri saya ini, setelah jualan bubur. Mulai ingin berangkat haji 2007 ini nabung," terangnya saat diwawancarai di kediamannya, Rabu (10/7).

Samsuri beserta istri sehari-hari berjualan di pasar Mojowarno, berjarak 500 meter dari kediamannya. 

Pendapatan dari berjualan bubur sumsum ini, dikatakan Samsuri hanya sekitar Rp 50 ribu.

Dari hasil jualan itu, Samsuri sedikit menyisihkan hasil penjualan untuk ditabung. 

"Setiap hari itu mengumpulkan kelebihan hasil jualan itu ya Rp 10-15 ribu," ungkapnya.

Ketekunan Samsuri beserta istri yang menabung sejak 2007 ini, akhirnya bisa mengantarkannya berangkat haji di tahun ini.

Pembayaran biaya penyelenggaraan ibadah haji sebesar Rp 36,5 juta ini, mampu Samsuri lunasi pada 27 Maret 2019 lalu kepada kantor Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang.

"Awalnya 2011 membayar Rp 10 juta, terus mengumpulkan lagi sampai bisa bayar Rp 25 juta," bebernya.

Sementara, sang istri Siti Mukiyani mengaku senang impiannya berangkat ke Baitullah bisa terwujud. Ia berharap dalam ibadahnya nanti bisa berjalan sempurna.

"Ya Alhamdulillah bisa naik haji, bisa sempurna rukun islamnya. Semoga yang lain bisa naik haji juga," pungkasnya.(*)

 


End of content

No more pages to load