Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab saat menandatangani berita acara pelantikan 25 pejabat fungsional di ruang pertemuan Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. (Foto : Dokumentasi Humas dan Protokoler Pemkab Jombang)

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab saat menandatangani berita acara pelantikan 25 pejabat fungsional di ruang pertemuan Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. (Foto : Dokumentasi Humas dan Protokoler Pemkab Jombang)



Bupati Jombang kembali melantik dan mengambil sumpah dan janji sejumlah pejabat di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Jombang. Pelantikan itu untuk sejumlah Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional.

Pelantikan ini dilakukan Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab di ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, pada Kamis (4/7) kemarin. Mendampingi Bupati Jombang pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, beserta Sekretaris Daerah, Asisten Sekdakab Jombang, Staf Ahli, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada sambutannya, Mundjidah menerangkan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan yang dilaksanakan tersebut, merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara serta peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil.

Dengan jabatan baru ini, diharapkan bupati, bisa menjadikan kinerja yang berintegritas dan profesional, dan mampu membawa perubahan yang positif dalam pelaksanaan pemerintahan.

"Lebih maksimal dan sebaik- baiknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Atas kerjasamanya yang baik selama ini saya sampaikan kepada pejabat yang dilantik, semoga bekerja jauh lebih baik lagi," pesan bupati di hadapan para pejabat yang dilantik.

Pelantikan ini merupakan kelanjutan dari pelantikan yang dilakukan Bupati Jombang di Pedopo Kabupaten, pada Jumat (28/6) lalu. 

Karena 25 pejabat yang seharusnya dilantik saat itu sedang dinas di luar kota, maka para pejabat tersebut dilakukan pengambilan sumpah dan janji pada pelantikan susulan.

Disampaikan Mundjidah, promosi dan mutasi jabatan itu hal biasa, sebagai suatu kebutuhan sekaligus merupakan bagian dari proses pembinaan karir di lingkungan ASN dan merupakan bagian dinamisasi proses penyegaran. Serta penyesuaian kebutuhan personel dalam organisasi birokrasi.

"Keputusan promosi dan mutasi ini pilihan terbaik, jabatan yang kita sandang bukanlah hak yang harus kita dapatkan tetapi kepercayaan yang diberikan dan harus dijalani sebaik-baiknya sebagai bentuk tanggung jawab atas jabatan yang diamanahkan," terangnya.

Selanjutnya, Bupati Jombang berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik supaya melaksanakan program dan kegiatan agar dikelola sesuai dengan pendekatan kinerja masing-masing dan harus berdasarkan peraturan perundang-undangan. Senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

"Dengan pelantikan ini, kami berharap dapat terwujudnya kinerja pemerintah Kabupaten Jombang yang lebih baik lagi dan lebih maju serta berbagai kegiatan pembangunan daerah benar-benar dapat berjalan secara optimal dan konsisten dengan tepat waktu," tutur Mundjidah.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pendidikan Pelatihan Kabupaten Jombang, Senen menyampaikan, 25 pejabat yang dilantik ini merupakan pejabat fungsional di lungkup Pemerintah Kabupaten Jombang.

"Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Bupati Jombang nomor 188.4.45/162/415.41/2019 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan administrator, pejabat pengawas,  dan pejabat fungsional lingkup pemkab. Pelantikan tim penilai kinerja Pegawai Negeri Sipil pemerintah Kabupaten Jombang nomor 824/11/CCKPNS/2019," pungkasnya.(*)

Tag's Berita jombang berita jombang

End of content

No more pages to load