Kerajinan dari Bahan Kayu Gaharu di Jombang Tembus ke Mancanegara

Penampakan gelang kayu gaharu produk Fachrur Rochman yang tembus hingga pasar dunia. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Penampakan gelang kayu gaharu produk Fachrur Rochman yang tembus hingga pasar dunia. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES – Salah satu produk kreatif di Jombang menembus pasar dunia. 

Produk tersebut yakni kerajinan atau aksesoris berbahan kayu gaharu kalimantan, yang diproduksi oleh pemuda asal kota santri yaitu Fachrur Rochman (25).

Kayu gaharu merupakan jenis tanaman pohon yang banyak ditemukan di Kalimantan. 

Kayu ini memiliki karakteristik beraroma wangi dan bercorak agak kehitaman pada serat kayunya.

Melalui tangan pria yang masih membujang ini, kayu gaharu kalimantan disulapnya menjadi barang bernilai jual tinggi dan hingga bisa dinikmati oleh mancanegara.

Di bengkel kerajinan di Jalan Raya Ploso, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang bongkahan kayu gaharu kalimantan diolah menjadi berbagai kerajinan seperti gelang, kalung dan tasbih.

Untuk memproduksi berbagai gelang misalnya, Rochman yang dibantu 3 karyawannya ini cukup membutuhkan waktu satu jam saja.

Pertama-tama bongkahan kayu yang sudah disortir sesuai kualitas yang ditentukan, dipotong kecil menurut diameter gelang yang dibutuhkan.

Setelah dipotong sesuai ukuran, kayu-kayu tersebut lantas dicetak dengan mesin khusus menjadi butiran gelang. 

Setelah itu, kemudian baru gelang diamplas menggunakan mesin agar karakter dari serat gaharu keluar dan nampak kinclong.

Proses terakhir barulah butiran gelang kayu gaharu tersebut dirangkai dengan benang, dan jadilah gelang gaharu yang dimaksud.

Dijelaskan Rochman, usaha kerajinan dari bahan kayu gaharu ini sudah ia rintis sejak tahun 2011 lalu. Hingga saat ini, permintaan produknya sudah sampai ke mancanegara.

"Luar negri kita kirim ke Singapura, Malaysia, Jepang dan Arab Saudi," ujar Rochman saat diwawancarai di bengkel kerajinannya, Kamis (30/5) siang.

Hasil kerajinan yang diimpor ke luar negeri, dikatakan Rochman, yang memiliki kualitas super. 

Seperti kayu gaharu dari pohon berumur 100 tahun dan memiliki aromaterapi yang yang kuat. Yakni gaharu malino, gaharu membramo, super agarwood, dan agarwood rare.

Kerajinan yang dijual ke luar negeri itu, sambungnya, mulai harga kisaran 150-459 Dolar Amerika (USD). 

"Yang dikirim ke luar negeri yang harganya diatas Rp 30 juta perkilogram," bebernya.

Masih menurut Rochman, kerajinan yang kerap mendapat permintaan dari luar negeri itu adalah gelang, kalung dan tasbih. 

Barang-barang tersebut biasanya digunakan untuk aksesoris, dan untuk tasbih digunakan beribadah.

"Kalau yang paling disukai di luar negeri itu ukuran diameter 16 dan 18 milimeter. Tergantung pesanan, satu kilo kayu itu mau dijadikan apa saja, nanti saya buatkan," tandasnya.

Sementara, selain melayani pasar impor, Rochman juga melayani pasar lokal. Untuk pasar lokal harganya juga cukup terjangkau, tentunya dengan kualitas yang bukan super.

Seperti gelang kayu gaharu ramin. Untuk gelang gaharu ramin berukuran diameter 6 milimeter diaptok dengan harga Rp 25 ribu. 

Dan untuk yang berukuran paling besar yaitu 22 milimeter seharga Rp 150 ribu.

"Tasbih sama gelang harganya dari Rp 5 ribu sampai Rp 150 ribu," pungkasnya.(*)

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top