Di Malang, Vino G. Bastian Meluruskan Maksud Karakter 'Gila' pada Wiro Sableng

Vino G. Bastian (Foto: Ryan for MalangTIMES)
Vino G. Bastian (Foto: Ryan for MalangTIMES)

JOMBANGTIMES, MALANG – Bagaimana karakter tokoh fiksi Wiro Sableng yang selama ini kamu kenal? Sableng/gila? Jelas. Namun, gila yang seperti apa?

Apabila kamu menonton serial Wiro Sableng di TV, maka asumsi mengenai karakter Wiro Sableng adalah gila 'sakit jiwa', seperti orang yang tidak waras. Padahal, sebenarnya karakter aslinya bukanlah seperti itu.

Mengenai maksud dari karakter 'gila' Wiro Sableng ini, diluruskan sendiri oleh Vino G. Bastian saat berkunjung ke Malang, Sabtu (9/3/2019) malam. 

Seperti yang diketahui, Wiro Sableng merupakan Wiro Sableng atau Pendekar 212 adalah tokoh fiksi serial novel yang ditulis oleh Bastian Tito, ayah Vino.

Vino mengakui, sebelum ia menjadi tokoh utama dalam film Wiro Sableng, ia tidak tahu detail mengenai Wiro Sableng.

"Justru sebenarnya gue nggak terlalu tahu detail tentang Wiro Sableng. Tahunya Wiro Sableng itu bukan dari baca bukunya, tapi dari omongan langsung dari almarhum ayah," ungkapnya saat mengisi acara di Taman Krida Budaya.

Nah, menurut Vino, film layar lebar Wiro Sableng kemudian dibuat untuk melestarikan Wiro Sableng itu sendiri.

"Kedua, ingin memberi sesuatu yang beda dari Wiro Sableng yang udah pernah diketahui," ujarnya.

Menurut Vino, karakter Wiro Sableng di televisi tidak digambarkan sesuai dengan karakter yang ada di novelnya. 

Film layar lebar Wiro Sableng kemudian dibuat untuk mengembalikan karakter Wiro Sableng ke karakter aslinya seperti di novel.

"Jadi memang apa yang waktu itu ada di TV itu Wiro Sableng tidak seperti itu," ungkapnya.

Menurutnya, sifat gila pada Wiro Sableng bukan gila seperti orang gila yang tidak waras dan tidak punya akal.

"Tapi adalah orang yang nyentrik, yang kegilaaannya itu ketika misalnya menghadapi lawan sekuat apapun ya dia santai," paparnya.

Ia menjelaskan, gila-nya Wiro Sableng justru adalah gila yang memiliki kecerdasan yang di atas rata-rata.

"Sableng yang mau ditampilkan di situ adalah sableng yang itu," tandasnya.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top