Ketua KPU Jombang Halangi Panwascam Awasi Pelipatan Surat Suara

(duduk) Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi saat melarang sejumlah anggota Panwascam Jombang masuk di lokasi pelipatan surat suara pemilu di gedung olahraga tennis indoor jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
(duduk) Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi saat melarang sejumlah anggota Panwascam Jombang masuk di lokasi pelipatan surat suara pemilu di gedung olahraga tennis indoor jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES – Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Jombang dihadang oleh pihak Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jombang saat hendak melaksanakan tugas pengawasan pelipatan surat suara di gedung olahraga tennis indoor.

Penghadangan tersebut dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi, terhadap Ketua Panwascam Jombang, Lutfi Utomo beserta sejumlah anggota Panitia Pengawas Desa (PPD), pada Rabu (6/3).

Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi beralasan bahwa pengawasan pelipatan surat suara harus dilakukan oleh anggota Bawaslu Kabupaten Jombang, bukan Panwaslu di tingkat Kecamatan. "Samean (anda) tanya ke Bawaslu dulu. Kalau ada dari Bawaslu Kabupaten, ya monggo lah, silahkan," ujar Muhaimin kepada Lutfi.

Rencana untuk melakukan pengawasan pelipatan suara itupun sempat terjadi ketegangan antar Muhaimin dengan Lutfi yang saat itu berusaha menunjukkan surat tugas pengawasan. Namun akhirnya, Lutfi beserta anggotanya gagal melakukan tugas pengawasan di lokasi pelipatan surat suara tersebut.

Atas kejadian itu, Lutfi menyesalkan perbuatan Ketua KPU Kabupaten Jombang yang melakukan pelarangan pengawasan pelipatan surat suara oleh anggota Panwascam Jombang.

Lutfi menilai, Komisioner KPU Jombang tidak teliti dalam menginterpretasikan UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 108,109, 110 tentang tugas, wewenang dan kewajiban panitia pengawas pemilu Desa (PPD).

"Tahapan ini adalah rangkaian pendistribusian logistik Pemilu yang wajib menjadi obyek pengawasan Bawaslu dan jajaran di bawahnya, Panwaslu Kecamatan dan juga termasuk PPD," ungkap Lutfi saat diwawancarai wartawan di gedung olahraga tennis indoor, Jl Kusuma Bangsa, Kecamatan Jombang.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi yang masih berada di lokasi, menolak untuk diwawancarai oleh sejumlah wartawan terkait pelarangan pengawasan pelipatan surat suara yang dilakukan oleh Panwascam Jombang itu.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kabupaten Jombang, Ahmad Udi Masjkur mengatakan bahwa pengawasan surat suara direncanakan akan dilakukan oleh panitia pengawas pemilu di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Udi saat mengawasi pelipatan surat suara di gudang logistik KPU di Jl KH Hasyim Asy'ari, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, pada Selasa (5/3) kemarin.

"Rencanakan memang mengarah ke sana (pengawasan oleh pengawas tingkat desa, red). Nanti kita pertimbangkan secara khusus di dua tempat pelipatan surat suara ini," tutur Udi.

Pewarta : Adi Rosul
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top