Taat Kiai, Alumni Ponpes Bahrul Ulum Jombang Siap Kawal Jokowi Dua Periode

Sejumlah kiai dan alumni Ponpes  Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, saat bersama Presiden RI Joko Widodo. (Istimewa)
Sejumlah kiai dan alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, saat bersama Presiden RI Joko Widodo. (Istimewa)

JOMBANGTIMES – Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, menyatakan siap menjalankan perintah para kiai (masyayikh). Yakni mengamankan Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin Indonesia dua periode. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Fatkhul Huda saat acara silaturahmi penyamaan visi untuk membangun bangsa dan negeri di masa mendatang. Fatkhul Huda yang juga diketahui sebagai bupati Tuban ini menyampaikan, sesuai dengan ajaran para kiai, seorang murid seperti mayat yang dimandikan. Artinya, santri bersikap totalitas terhadap petunjuk kiai.

 "Alhamdililah, semuanya akan mengamankan petunjuk dan saran masyayikh. Petunjuk kiai seperti apa, tentunya semua sudah paham. Mari kita doakan semoga Pak Jokowi diberi kesehatan lahir dan batin. Diberi umur panjang hingga 6 tahun untuk mengantarkan masyarakat sejahtera," ujarnya.

 Selain itu, Fatkhul Huda menyatakan bahwa kedatangan Joko Widodo bersilahturahmi kepada para kiai itu sudah sesuai dengan apa yang diajarkan para kiai. Yaitu, sebaik-baiknya pemimpin adalah yang datang kepada ulama. "Yang dilakukan oleh Pak Jokowi sejalan dengan yang diajarkan para masyayikh," katanya di Gedung Serbaguna Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Selasa (18/12) malam. 

Dalam menjalankan roda pemerintahan,  Fatkhul Huda menilai bahwa kebijakan-kebijakan yang dilakukan Presiden Joko Widodo banyak yang pro-rakyat. Salah satunya adalah bantuan PKH (Program Keluarga Harapan). Jumlah penerima manfaat program ini meningkat. "Sebelumnya program PKH hanya menyasar 3,5 juta penerima tahun 2019 menjadi 10 Juta penerima. Anggarannya dari Rp 19 triliun menjadi Rp 34 trilliun tahun 2019," bebernya.

Tidak hanya itu. Anggaran desa juga dinilai baik oleh ketuaaAlumni Bahrul Ulum Tambakberas ini. Sebelumnya anggaran desa sebesar Rp 20 triliun, tapi tahun 2019 mencapai Rp 73 triliun. 

"Kebijakan pro-rakyat yang belum pernah dilakukan presiden sebelumnya. Di pondok ini kami juga diajarkan sifat tassamuh dan tawasud. Dan kami sangat mengapresiasi ketika Pak Jokowi membubarkan organisasi yang tidak sejalan dengan Pancasila," pungkas Fatkhul Huda. (*)

 

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top