Tunggakan Pembayaran BPJS terhadap RSUD Jombang Mulai Dikerjakan

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang Cabang Mojokerto, Rizky Camellia Bibi Saat Diwawancarai. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang Cabang Mojokerto, Rizky Camellia Bibi Saat Diwawancarai. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMES – Keterlambatan klaim pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang mulai dikerjakan oleh pihak BPJS Kesehatan.

Menurut penjelasan Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang Cabang Mojokerto, Rizky Camellia Bibi, klaim pembayaran BPJS Kesehatan untuk RSUD Jombang sudah memasuki proses verifikasi berkas bulan Juni.

"Klaim organik bulan Juni sudah selesai. Ini tadi tim RSUD kesini, mau menyerahkan berkas untuk yang bulan Juli. Jadi proses untuk bulan Juli sudah akan kita laksanakan," ungkap Rizky saat diwawancarai di kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang, Ruko Cempakamas, Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Kamis (20/9).

Sedangkan saat ditanya mengenai waktu pencairan BPJS Kesehatan terhadap RSUD Jombang, yang mengalami keterlambatan di bulan Juni, Rizky tidak bisa menjawab, dengan dalih bukan wewenangnya.

"Terkait pembayaran dan lain, ada di bagian keuangan yang ada di kantor cabang (Mojokerto, red). Seluruhnya kewenangan ada di kantor cabang," jelasnya.

Lebih lanjut Rizky memaparkan, pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang bertugas melakukan verifikasi berkas klaim yang diajukan oleh RSUD Jombang, yang kemudian akan diterbitkan berita acara dan akan disampaikan ke pihak keuangan di kantor cabang BPJS Kesehatan Mojokerto.

"Ketika klaim kami terimakan dengan lengkap, kita terbitkan berita acara. Selesai terbit berita acara, 15 hari kedepan sudah masuk dalam pembayaran," paparnya.

Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Jombang menyebutkan, di setiap bulannya, pihak BPJS Kesehatan melayani 12 ribu rawat jalan dan 2 ribu rawat inap yang dilakukan verifikasi. "Kalau diklaim Jombang saat ini di kisaran Rp 15 miliar kalau tidak salah," ujarnya.

Sekadar diketahui, diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang mengeluhkan tingginya tunggakan pembayaran melalui Badan Penyelenggara Jaminana Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) yang mencapai puluhan miliar.

Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran mengungkapkan bahwa klaim BPJS Kesehatan mengalami keterlambatan sejak bulan Juni lalu. "Saat ini klaim untuk BPJS Kesehatan bulan Juni belum terbayarkan, dan sudah jatuh tempo," ungkap dr Pudji saat diwawancarai di RSUD Jombang, Jl KH Wahid Hasyim, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Rabu (19/9).

Tidak tanggung-tanggung, keterlambatan pembayaran oleh BPJS Kesehatan itu, disebutkan dr Pudji hingga mencapai puluhan miliar pada setiap bulannya. "Klaim yang bulan Juni saja belum terbayarkan. Kita kan sudah melayani Juli, Agustus dan pertengahan September ini. Rata-rata klaim kita sekitar Rp 14 hingga Rp 15 miliar setiap bulannya," beber Direktur RSUD Jombang.(*)

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top