Menikmati Sensasi Makan-Minum di Atas Sungai Biru Jombang

Sejumlah wisatawan sedang menunggu hidangan dengan duduk di kursi yang berada di atas sungai. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Sejumlah wisatawan sedang menunggu hidangan dengan duduk di kursi yang berada di atas sungai. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JOMBANGTIMESRasanya potensi alam yang ada di wilayah pegunungan di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, semakin memiliki daya tarik untuk dikembangkan menjadi wahana wisata.

Sebelumnya mencuat beberapa objek wisata di Wonosalam, seperti air terjun Tretes Pengajaran di Desa Galengdowo yang digadang-gadang sebagai air terjun tertinggi di Jawa Timur. Juga ada beberapa air terjun lainnya, yakni air terjun Selo Lapis di Desa Pangklungan serta air terjun Sekar Pundak Sari di Desa Wonokerto.

Kini bermunculan objek wisata alam lainnya, bak mempercantik Kota Santri ini. Kali ini, objek wisata baru dengan memanfaatkan potensi alam pegunungan di Wonosalam akan segera hadir untuk melayani para wisatawan dari daerah maupun luar daerah. Objek wisata tersebut yaitu Sumber Biru yang berada di Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto.

Objek wisata ini menawarkan sebuah sensasi yang lain daripada objek wisata lainnya yang pernah ada. Di Sumber Biru ini, para pengunjung akan merasakan sensasi menikmati makanan dan minuman di tengah-tengah sungai yang mengalir dengan kondisi air yang jernih dan udara yang sejuk.

Di situ, para pengelola wisata sudah menyiapkan beberapa set meja dan kursi yang diletakkan khusus di tengah aliran sungai yang berasal dari sumber air alas (hutan, red) Wonomerto. Tidak hanya itu. Para pengunjung juga akan dihibur dengan ratusan kupu-kupu yang setiap saat berada di sekitar sungai, tempat para wisatawan menikmati wahana wisata alam tersebut.

Meski belum sepenuhnya dibuka karena masih dalam penyempurnaan, dari pantauan JombangTIMES di lokasi pada Selasa (29/5) pukul 11.00 WIB, sudah terlihat beberapa pengunjung yang antusias untuk menikmati wisata alam tersebut.

Terlihat beberapa pemuda berusia pelajar tampak menikmati wisata sungai biru dengan mengabadikannya melalui kamera ponsel. Tidak jarang mereka yang berjumlah 6 orang itu terlihat selfi atau memotret dirinya di beberapa spot di sekitar sungai.

Emilia (15). pemuda asal Kecamatan Wonosalam, mengatakan bahwa dirinya bersama kelima temannya sengaja berkunjung ke Sumber Biru ini dikarenakan sudah banyak diperbincangkan oleh kalangan pemuda di dunia maya. Karena itulah, Emilia beserta temannya tidak mau ketinggalan menikmatk wisata alam tersebut. "Mumpung lagi libur Mas. Ya seru-seruan saja. Ini sudah ramai diomongkan. Nggak mau ketinggalan," ujarnya saat diwawancarai.

Selain itu, pengunjung lainnya, yakni Yahya (40), warga Kabupaten Kediri yang juga mengajak rombongan keluarganya, mengaku mengetahui wisata tersebut dari laman Facebook. "Saya kira sudah dibuka, ternyata belum. Ya ini tadi tahu dari Facebook," ucapnya.

Meskipun belum dibuka untuk umum, wisata Sumber Biru ini akan diprediksi menjadi objek wisata yang banyak diminati wisatawan. Hal tersebut diyakini oleh Paulus Priono (45), salah satu warga Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang yang juga salah satu pengelola wisata Sumber Biru.

Paulus mengatakan bahwa wahana ini akan dibuka saat Idul Fitri di bulan depan (Juni 2018, red). "Kalau ini sudah di-launching (dibuka, red), saya yakin ini akan banyak orang yang berdatangan ke sini," ucapnya.

Untuk sementara, Paulus menyampaikan bahwa menuju dibukanya wisata Sumber Biru ini, para warga sekitar bergotong royong untuk melakukan pembangunan fasilitas dan objek-objek penunjang wisata seperti taman bunga dan warung-warung. "Ini sudah dimulai sejak 3 bulan yang lalu pembangunannya, hari ini masih kita lakukan pembangunan untuk persiapan launching," tandasnya.

Selain sensasi menyantap makanan di atas sungai dengan dikelilingi rerimbunan pohon khas hutan pedalaman dan ratusan kupu-kupu, para pengunjung juga akan disuguhi dengan beberapa objek wisata yang memiliki nilai sejarah dari cerita rakyat alas Wonomerto. Misalnya batu kursi yang berupa batu besar berbentuk kursi. Konon, menurut cerita rakyat, batu tersebut merupakan tempat duduk seorang yang melakukan pertapaan.

Selain itu juga ada batu bernama Tapak Seno yang merupakan jejak kaki dari toko pewayangan bernama Seno. Kedua lokasi itu masih satu lokasi dengan wisata Sumber Biru dan menjadi satu paket wisata.(*)

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top