Nekad Pakai Motor Meski Tidak Punya SIM, Puluhan Pelajar Ditilang

Para pelajar Jombang terjaring razia kendaraan bermotor yang digelar Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Jombang
Para pelajar Jombang terjaring razia kendaraan bermotor yang digelar Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Jombang

JOMBANGTIMES – Jajaran Kepolisian Resort Jombang menggelar razia kendaraan bermotor dan kelengkapan berkendara bagi pengguna motor, Selasa (10/1/2017). 

Sedikitnya 50 terjaring dalam razia tersebut dan sebagian kendaraan bermotor milik pelajar, disita oleh petugas dari Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Jombang.

Kasatlantas Polres Jombang, AKP Mellysa Amalia mengatakan, puluhan pelajar terkena tilang karena berbagai alasan.

Pelanggaran itu antara lain, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta tidak melengkapi kendaraan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Para pelajar penerima tilang, diantaranya juga tidak menggunakan helm saat terjaring razia. Dari berbagai pelanggaran tersebut, puluhan sepeda motor diamankan petugas. 

"Untuk sepeda motor yang disita akan dikembalikan setelah pelanggar mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN). Sementara sepeda motornya kita amankan di kantor," ujar AKP Mellysa Amalia.

Dijelaskan, sebelum mengambil kendaraan, para pelajar yang terjaring razia harus membuat pernyataan yang ditandatangani oleh orang tua serta kepala sekolah. Surat pernyataan tersebut berisi janji tidak akan mengulangi pelanggaran lalu lintas yang sudah dilakukan. 

"Kami berharap, para orang tua tidak lagi mengijinkan anaknya mengendarai sepeda motor jika belum memiliki SIM. Kami juga akan meminta Dinas Pendidikan membantu melarang pelajar mengendarai sepeda motor jika belum cukup umur," kata Mellysa.

Dia menambahkan, razia kendaraan bermotor dengan fokus pada pengendara tingkat pelajar, dilakukan guna menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di Kabupaten Jombang. 

Dasar penindakan para pelajar tersebut, beber AKP Mellysa, adalah Pasal 281 Undang-Undang Lalulintas Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas yang berbunyi ; tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) ; Sanksi Pidana Kurungan Paling Lama 4 (empat) bulan atau denda Paling Banyak Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).

"Ini juga sebagai bentuk pengaplikasian dari atensi yang diberikan oleh Kapolda Jatim terkait tingginya angka lalu lintas yang melibatkan pelajar di Jawa Timur," pungkas Mellysa. 

Pewarta : Muhammad Syafi'i
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Jombang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jombangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jombangtimes.com | marketing[at]jombangtimes.com
Top